hujan deras mengguyur kawasan selatan jakarta.
kali ini tanpa petir.
hanya disertai angin kencang yang menderu dan menembus celah jendela.
dia menatap jendela.
menembus ke arah hujan.
menggerakkan jari-jari panjangnya ke ruas jendela.
lalu membuka jendela dengan sangat hati-hati.
mukanya kuyup disiram hujan yang terbawa angin dan masuk ke jendela.
dia tersenyum.
matanya masih terbuka.
menatap ke atas awan.
ditatapnya awan hitam itu.
kemudian dia berbisik dengan lirih....
can I die with pride?
No comments:
Post a Comment